Eks Wakil Presiden FIFA Terancam Sanksi Suspensi Seumur Hidup

Jeffrey WebbSetidaknya, ada lima pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Jeffrey Webb selaku mantan wakil Presiden FIFA dan eks Presiden CONCACAF, karena perbuatannya tersebutlah dia terancam menerima sanksi suspensi seumur hidup.

Induk Sepakbola Dunia, FIFA, telah melayangkan ancaman sanksi suspensi larangan berhubungan dengan sepakbola selama seumur hidup kepada mantan Wakil Presiden mereka, Jeffrey Webb yang juga merupakan eks Presiden CONCACAF. Sebagai informasi, Webb memang sempat mengakui perbuatannya yang melanggar komite Etik FIFA sendiri pada bulan November 2015 silam di Amerika Serikat. Dalam pernyataan nya tersebut, Webb mengaku telah melakukan sejumlah tindak Kriminal yang sangat dilarang, tidak hanya dalam sepakbola, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Ada Pemerasan, penipuan, pencucian uang dan sejumlah pelanggaran lain.

Menurut informasi yang kami dapatkan, Jeffey Webb adalah salah satu dari sejumlah pejabat yang ditangkap dalam operasi polisi Mei 2015 lalu di Zurich, Swiss, sebagai bagian dari penyelidikan yang dipimpin FBI terkait korupsi yang disinyalir terjadi dalam tubuh FIFA itu sendiri.

Namun, FBI tidak bekerja sendirian, ada sejumlah pihak yang turut membantu, termasuk diantaranya tim Investigasi FIFA sendiri, yang kemudian mendapati laporan akhir dari yang bersangkutan pada tanggal 26 April 2016 lalu. Tak ayal, dalam laporan tersebut, terungkap, setidaknya ada lima pelanggaran Komite Etik yang dilakukan Jeffrey Webb, termasuk dua diantaranya yang kami sebutkan di atas.

Larangan seumur hidup dari semua kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola pun telah direkomendasikan menyusul kerasnya pelanggaran yang dilakukan Webb. Berikut pernyataan resmi FIFA yang menggarisbawahi hukuman tersebut:

“Laporan akhir dikirimkan ke ruang peradilan pada tanggal 26 April 2016, dengan rekomendasi sanksi berupa larangan seumur hidup dari semua kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola untuk pelanggaran pasal 13, 15, 18, 19 dan 21 dari Kode Etik FIFA.”

Leave a Reply