Pelatih Legendaris Italia Mengantuk Jika Saksikan Tiki-Taka

Giovanni TrapattoniMr Trapp, Pelatih legendaris Italia yang sempat memenangkan enam Scudetto bersama Juventus itu enggan menyebutkan nama tentang kritiknya akan Tiki-taka, namun yang jelas, tim yang memainkan sepakbola seperti itu membuatnya mengantuk.

Salah seorang pelatih Legendaris Italia, Giovanni Trapattoni kembali mengkritisi gaya bermain tiki-taka yang sempat diterapkan oleh FC Barcelona di era kepelatihan Pep Guardiola Dulu. Tiki-taka, memang dipopulerkan oleh raksasa Catalan saat ditangani oleh Pep Guardiola pada periode 2009 sampai 2012 silam. Tiki-taka sendiri merupakan gaya bermain sepakbola yang mengutamakan penguasaan bola tanpa mengharuskan pemain memegang kendali si kulit bundar dalam waktu lama. Dengan kata lain, umpan satu dua dengan rekan satu tim dalam tempo yang cepat adalah hal yang diutamakan. Banyak pihak yang berpendapat bahwa gaya sepakbola tiki-taka itu indah dan menyenangkan untuk dilihat, namun tidak demikian dengan sosok pelatih legendaris asal Italia, Giovanni Trapattoni.

Bahkan, sosok berjuluk Mr. Trapp yang pernah memenangi Enam Scudetto bersama Juventus itu sampai mengantuk jika melihat tim yang memainkan sepakbola Indah seperti tiki-taka.

”Saya tidak ingin menyebutkan sebuah nama, namun ada tim yang memainkan sepakbola selama setengah jam tanpa sekalipun menembak, itu membuat saya tertidur!” Ujar Trapp kepada AS.

Lebih lanjut, dia justru melayangkan sanjungan kepada Diego Simeone, terkait gaya bermain Atletico Madrid dibawah kepemimpinannya. Bahkan, Mr Trapp beranggapan bahwa orang yang menilai gaya bermain Atletico Madrid itu jelek adalah sebuah kebohongan parah.

”Dia bisa mengarah langsung kepada tujuan Intensitasnya, itu spektakuler, dan yang bilang bahwa sepakbolanya jelek adalah sebuah kebohongan yang parah” tandasnya.

Pep Guardiola sendiri pada akhirnya meninggalkan Barcelona di tahun 2012.

Leave a Reply