Ranieri Ajak Pelatih Tottenham Untuk Perang Urat Saraf

PochettinoMantan Manajer AS Monaco dan Tim Nasional Yunani itu merasa percaya diri bisa menjaga gap lima poin antara Leicester City dengan Tottenham Hotspur di klasemen Liga primer sampai akhir musim nanti untuk kemudian mengangkat trofi Juara.

Manajer Leicester City, Claudio Ranieri, tidak ragu untuk mengajak pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino untuk perang urat saraf, menyusul Perburuan gelar juara Liga Primer yang hanya menyisakan kedua tim tersebut. Menyusul hasil imbang yang diraih Arsenal dalam lanjutan Liga primer Inggris akhir pekan kemarin, berakhir sudah peluang tim London Utara dan manchester city untuk merengkuh trofi Liga Primer Musim ini, karena mereka terpaut 12 poin dari pemuncak dan menyisakan tiga pertandingan saja. Dengan demikian juga, secara otomatis hanya ada dua tim yang tersisa dalam perburuan gelar juara musim ini, mereka adalah Leicester City yang masih memimpin klasemen dan Tottenham Hotspur sebagai runner up sementara.

Menyusul tiga pertandingan tersisa, akan ada persaingan ketat antara kedua tim tersebut. Leicester City yang masih memimpin dengan lima poin dan tiga laga tersisa membuat pelatih Claudio Ranieri mengajak pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino untuk perang urat saraf. Dengan percaya diri, pelatih asal Italia itu mengatakan bahwa Tottenham harus berjuang lagi musim depan demi gelar juara.

”Mauricio, anda bisa menunggu satu tahun lagi untuk menjadi juara Liga primer. Tekanan memang akan selalu ada untuk tim yang berada di puncak klasemen, namun, Tottenham terus berada di belakang kami sepanjang musim, jadi saya tidak terlalu cemas dengan mereka, dengan senang hati saya ingin menjaga jarak lima poin ini sampai akhir musim nanti” Kata Ranieri kepada Reporter.

Leave a Reply