Sami Khedira Protes Soal Penampilannya di Game FIFA 18

Gelandang andalan Juventus dan timnas Jerman, Sami Khedira, melayangkan kritik kepada konsol game FIFA 18 yang belum lama dirilis EA Sports ke publik. Namun bukan soal performa nya dalam game tersebut yang menjadi sorotan sang pemain, melainkan tampilan gaya rambutnya.

Sami Khedira Protes Soal Penampilannya di Game FIFA 18

Sebagai informais, EA Sports memang telah merilis versi terbaru dari konsol game sepakbola yang mereka namai FIFA 18. EA Sports selaku perilis Game tersebut mengklaim bahwa game FIFA 18 memiliki grafis lebih menawan, baik dari pergerakan pemain, bentuk lapangan, para suporter, komentator, dan tentu saja wajah dari para pemain yang mereka klaim lebih real time, sesuai dengan kenyataan saat ini.

Akan tetapi, yang namanya ciptaan manusia, tentu saja ada kekurangan dalam game tersebut, terutama tampilan dari beberapa pemain sepakbola yang berbeda dari tampilan aslinya, termasuk salah satunya gelandang Juventus, Sami Khedira. Pada game FIFA 18, Khedira masih memiliki gaya rambut panjang seperti saat dia masih berkostum Real madrid.

Padahal, sejak tahun 2015 yang lalu, Khedira sudah memangkas rambutnya dengan model baru. Sontak, penampilan jadul ini mendapatkan protes langsung dari pihak Khedira. Protes ia layangkan lewat akun twitternya.

“Saya merasa sangat senang bahwa Anda menyukai gaya rambut panjang saya. Tapi, saya sudah tidak lagi seperti itu sejak hampir dua tahun dari sekarang,” tulis Khedira.

Tidak hanya Khedira saja yang merasa tak puas dengan game FIFA 18 tersebut, tapi juga ada penyerang muda belgia, michy Batshuayi yang merasa dinilai di bawah performa aslinya di atas lapangan. Pemain Chelsea tersebut hanya memiliki rating 80 saja dalam game tersebut, Michy merasa dia harusnya diberikan rating yang lebih tinggi dari angka 80.

Leave a Reply