Terlalu Banyak Terdapat Perubahan di AC Milan

AC milan memulai awal musim 2017/18 ini dengan performa yang angin-anginan, padahal mereka sempat menggebrak pada satu sampai dua laga pertama, terutama di ajang Serie A Italia. Ada berbagai pendapat mengenai hal ini, salah satunya adalah tentang banyaknya perubahan yang terjadi dalam skuat Rossoneri.

Terlalu Banyak Terdapat Perubahan di AC Milan

Sebagaimana diketahui, AC milan memang diprediksi akan menggebrak dominasi juventus di ajang Serie A italia musim ini, atau paling tidak mendapatkan tiket ke ajang Liga champions Eropa musim depan. Namun, apa yang terjadi di awal musim ini, publik mulai meragukan peluang Rossoneri.

Dari tujuh pertandingan pertama Serie A italia musim ini, AC milan baru mengumpulkan 12 poin, dan menempti peringkat ke-7 di klasemen sementara, atau tertinggal sembilan poin dari Napoli yang menempati posisi puncak. Padahal, pemilik anyar klub telah berinvestasi cukup besar pada bursa transfer musim panas kemarin, dengan mendaratkan sejumlah amunisi anyar, termasuk diantaranya bek andalan timnas Italia, Leonardo Bonucci, yang ditebus seharga 42 juta euro dari Juventus.

Namun, menurut mantan bek Milan, Flavio Collovati, justru perubahan besar-besaran yang terjadi pada skuat arahan vincenzo Montella, merupakan penyebab utama performa angin-anginan yang ditampilkan Rossoneri di awal musim ini.

“Saya sudah menduga Milan akan menghadapi beragam kesulitan. Tidak ada dalam sejarah sepakbola terjadi perubahan besar di satu musim panas, tidak seburuk ini. Sepakbola adalah olahraga tim. Ketika ada 11 pemain baru, Anda butuh melebur mereka dengan baik. Tetapi sekarang ada masalah di pertahanan dan gelandang.”

“Isu kebugaran hanya isapan jempol belaka. Memecat pelatih kebuagran hanya seperti mencari kambing hitam. Milan punya pemain berkualitas namun perubahan yang dilakukan terlalu banyak. Jika Anda memaksa Suso dan Bonaventura untuk membuka ruang bagi pemain baru, ini kesalahan. Milan merajai Piala Super Italia pada musim lalu karena peran mereka.”

“Jika kedua pemain ini bermain lawan Inter, maka Milan bisa melukai lawan,” Demikian ujar Collovati.

 

Leave a Reply