Theo Walcott Adalah Cerminan dari Inkonsistensi Arsenal Musim Ini

Theo WalcottHal tersebut dituturkan oleh salah seorang eks pemain Arsenal, Martin Keown, dimana menurutnya Inkonsistensi Theo Walcott adalah cerminan dari inkonsistensi Arsenal, sang legenda menyarankan agar pemain Internasional Inggris itu memiliki mental seorang juara.

Ikon Arsenal, Theo Walcott dianggap sebagai cerminan dari kurang konsistennya performa Arsenal dalam beberapa musim terakhir yang pada akhirnya berujung nir gelar. Kita tahu, Arsenal saat ini memang sedang terancam akhiri musim tanpa gelar, mereka memang duduk di peringkat tiga klasemen sementara, terpaut 11 poin dari pemuncak klasemen, Leicester dengan hanya memiliki delapan pertandingan sisa. Arsenal sudah tidak bisa lagi mempertahankan titel Piala FA usai disingkirkan watford pada putaran keenam, sementara di ajang Liga Champions, mereka tersingkir dini di babak 16 besar oleh Barcelona, begitu juga di ajang Piala Liga.

Titel Liga Primer adalah satu-satunya harapan Arsenal, namun jika terus inkonsisten dalam hal performa, The Gunners diyakini tidak akan mampu meraih trofi Liga primer yang mereka dambakan sejak tahun 2005 silam. Bicara soal performa, inkonsistensi bagaikan ‘penyakit’ tahunan Arsenal, dalam bahasa Indonesia kita kenal dengan istilah ‘angin-anginan’. Nah, terkait hal ini, eks penggawa The Gunners, Martin Keown beranggapan bahwa kurang konsisten nya performa Theo Walcott dalam beberapa musim terakhir ini adalah cerminan juga dari hal serupa yang dilakukan Arsenal.

“Bagi saya, inkonsistensi Walcott telah menggambarkan bagaimana musim Arsenal , lebih dari pada pemain lain. Lantas, apakah dia melewatkan kesempatan besar untuk memastikan tempat dalam tim utama? Harusnya, dia tetap amat kuat mental seperti yang sudah dia lakukan ketika berjuang melawan cedera”

”Saya pikir, dia adalah yang terbaik ketika melakukan sesuatu secara naluriah, hampir tanpa berpikir, ketika dia terlahir kembali dari cedera, dia tidak seperti itu” Ujar Keown kepada Daily Mail.

Leave a Reply