Zinedine Zidane keluhkan Masalah Mental Pemain Madrid

Empat hasil imbang beruntun yang diraih tim asuhannya menurut sang manajer bukan karena masalah fisik, melainkan masalah mental yang harus diperbaiki. Namun, Zidane optimis,  sekembalinya dari Jeda Internasional nanti, para pemain Real Madrid akan kembali meraih kemenangan demi kemenangan.

Zinedine Zidane keluhkan Masalah Mental Pemain Madrid

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengeluhkan mentalitas para pemainnya setelah bermain imbang di empat pertandingan terakhir secara beruntun pada semua ajang sebelum jeda Internasional pekan ini.

Sebagaimana diketahui, Real Madrid memulai perjalanan mereka musim ini dengan meraih enam kemenangan beruntun di semua kompetisi, tapi performa mereka menukuk dengan merangkai empat hasil seri beruntun untuk kali pertama dalam satu dekade terakhir. Hal ini dianggap sebagai periode krisis Real Madrid, tapi Pelatih Zinedine Zidane tak setuju dengan pendapat tersebut.

Sebelumnya, ada juga pendapat dari mantan juru taktik Real Madrid, Fabio Capello yang menyebut bahwa hasil tak memuaskan Los Blancos dalam empat laga terakhir disebabkan karena kondisi Fisik Cristiano Ronaldo masih belum fit sepenuhnya pasca cedera. Namun, Zidane juga tak setuju dengan anggapan ini, karena masalah utama dalam pandangannya adalah Mental para pemain.

“Dalam pandangan saya, saat ini kami sedang memiliki masalah di awal pertandingan, tapi kami sedang mencari solusi, Sekarang ini masalah rumit. Saya harus memperbaiki masalah, tapi saya pikir masalahnya adalah mental, bukan kebugaran dan fisik para pemain.”  demikian Ujar Zidane.

Lebih lanjut, Zidane mnegakui bahwa penting bagi timnya untuk terus melakukan Rotasi pemain, demi menghindari menurunnya kebugaran pemain tertentu.

“Saya telah berbicara tentang Rotasi kepada para pemain, mereka sangatlah penting, karena jika anda tidak bermain cukup, Anda tidak bisa main bagus ketika tim ini benar-benar membutuhkan Anda. Cristiano? Wajar ia marah ketika kami menariknya keluar, itu bagus. Ia ingin main setiap saat dan membantu klub ini. Itu bagus, namun, saya tidak pernah berpikir, siapa pun bisa bermain selama 60 pertandingan dalam satu musim”.

”Setelah Euro yang panjang, Cristiano Ronaldo membutuhkan waktu untuk istirahat yang cukup. Setelah piala Dunia 1998 Silam, saya kembali terlalu cepat dan mengalami musim yang kacau,” Tandasnya.

Leave a Reply